Friday, April 16, 2010

Gaya Legging Sesuai Bentuk Tubuh

KOMPAS.com (Jumat, 16/4/2010 | 15:36 WIB)
Setelah mampu memilih legging dengan berbagai motif dan warna, kini saatnya Anda memadumadankannya sesuai bentuk tubuh Anda. Dengan sedikit ilmu kreatif, Anda bisa mengenakan tren fashion ini kapan saja!


Bentuk tubuh jam pasir (hourglass)
Bentuk tubuh yang mengecil di pinggang dan melebar di pinggul ini bisa diberi kesan lebih proporsional dengan cara mengenakan vest panjang yang diberi belt sedikit lebar tepat di garis pinggang. Belt yang lebar ini akan menyeimbangkan siluet tubuh Anda yang berlekuk. Pilih legging yang sedikit mengilap dan tebal, karena akan merampingkan tubuh Anda. Agar tampilan lebih menonjol, Anda bisa menambahkan aksen tumpuk pada pakaian Anda. Kenakan pumps sebagai pelengkapnya.

Bentuk tubuh atletis
Sekarang ada banyak model legging, dari yang berenda, bermotif print, atau bergaya denim. Untuk yang bertubuh atletis, legging denim yang ketat akan lebih menonjolkan kaki Anda yang kencang daripada jeans. Kenakan blus bergaya feminin yang longgar untuk melunakkan pundak Anda yang kokoh. Masukkan blus ke dalam legging untuk memamerkan pinggul Anda yang ramping.

Bentuk tubuh lurus
Si pemilik tubuh lurus harus memakai apa pun yang bisa mengalihkan perhatian dari pinggang yang rata hingga ke pinggul. Misalnya, bolero dengan model bersusun ini memberi ilusi tubuh bagian atas yang lebih berisi. Untuk menambahkan lekukan pada tubuh, coba kenakan rok mini berlipit di atas legging Anda yang berwarna-warni.

Bentuk tubuh buah pir
Tubuh buah pir bentuknya hampir sama dengan tubuh jam pasir, yaitu melebar di bawah. Hanya saja, tubuh buah pir akan terlihat lebih berat ke bawah. Seimbangkan tubuh bagian atas dan bawah Anda dengan mengenakan jaket pendek. Pinggul dan paha Anda yang besar bisa diselamatkan oleh sweater tipis dan panjang, karena tidak menambah kesan berat. Kenakan juga legging dengan motif print untuk menarik perhatian ke arah kaki Anda.

DIN

Editor: din

Sumber: Womens Health

Monday, March 8, 2010

Looks Great in The Rain

Hai cantik! Semoga kalian masih dalam kondisi sehat di musim yang membingungkan ini. Melihat di televisi dan membaca koran, cuaca tampaknya sedang menunjukkan gejolak anehnya. Dibeberapa kota besar di Indonesia, panas matahari bersinar dengan sangat terang. Namun di sebagian kota lain, hujan malah mengguyur tiada henti.

Bete banget kan ketika kita ingin hangout bersama teman-teman tapi tiba-tiba turun hujan? Rencana nge-mall atau olahraga bareng jadi batal deh gara-gara hujan. Hujan memang selalu mengganggu aktifitas outdoor kita. Hujan juga membuat penampilan kita berantakan. Eits! Jangan marah sama hujan dulu, Cantik… La Dida bakal ngasih tahu kamu beberapa item penting buat tetap terlihat keren meskipun sekitar kita sedang diguyur hujan.

Diantaranya adalah :
Sedia payung sebelum hujan. Pepatah ini pasti sering kalian dengar. Tapi, kalian memang harus selalu membawa payung kemana pun di musim penghujan. Pilihlah payung lipat, selain praktis dan nggak memakan tempat, payung lipat biasanya memiliki bungkus. Jadi, setelah selesai kamu gunakan, kamu bisa memasukkannya kedalam plastik bungkusnya dan memasukkannya ke tasmu. Nggak bakal deh ada cerita tasmu basah karena payung yang baru kamu pakai.


Jas hujan sepatu. Pernah dengar item yang satu ini nggak? Kegunaan jas hujan sepatu memang seperti namanya. Ia berfungsi untuk melindungi sepatumu dari hujan. Bentuknya menyerupai sepatu dan memiliki ukuran tertentu. Setiap hujan datang, kamu nggak perlu lagi khawatir sepatu kamu akan basah. Kamu juga nggak perlu khawatir harus mencari tas plastik untuk menyimpan sepatumu dan pulang tanpa alas kaki.


Coat atau biasa kita kenal dengan mantel. Coat biasanya berlengan panjang dan panjangnya hampir menyentuh lutut. Item yang satu ini biasanya berbahan tebal, memiliki desain bukaan didepan dengan kancing, hook n loop, atau retsliting. Mantel memang didesain untuk memberikan rasa hangat. Di beberapa jenis, terdapat coat yang bahannya anti air. Coat semacam ini lah yang bisa terlihat gaya meskipun kamu berada dibawah hujan. Hmm… jadi inget coat warna merah yang dipakai Sandra Bullock waktu main film di Lake House. Hihihi…

Merawat Sepatu

Sepatu adalah salah satu alas kaki yang wajib ada dilemari kita. Begitu banyak jenis sepatu yang beredar dipasaran pasti sering bikin kita laper mata. Kadang, kita pun jadi sering beli sepatu saking nggak tahannya. Tanpa kita sadari, koleksi sepatu udah lebih dari lima pasang. Mau ke pesta, tinggal ambil higheels yang kita beli bareng sama teman satu kampus. Mau pergi jalan-jalan, tinggal ambil sepatu gladiator yang kita beli bareng pacar. Mau ke kampus, tinggal ambil flat shoes yang dibeliin sama mama.
Sayangnya, beberapa dari sepatu kita jarang kita pakai dan duduk manis didalam lemari saja. Hingga ada kejadian, suatu hari ketika kamu membutuhkannya, ternyata, bagian pinggir sepatu kamu mengelupas. Lalu kamu berteriak “ohh my God! Ada apa dengan sepatuku?!”

Jangan sampai deh hal mengerikan seperti itu terjadi sama kita. Menyimpan barang jangan kamu sama artikan dengan merusaknya perlahan, Cantik… menyimpan sepatu dan tidak memakainya untuk jangka waktu yang cukup lama bisa merusaknya. Sama seperti memakainya setiap hari tanpa jeda. Yang kamu butuhkan adalah merawatnya dengan baik.




Do :
Menyikat alasnya dengan sikat kering untuk menghilangkan pasir.
Memberikannya obat anti jamur, deodorant khusus, kapur barus, atau sejenisnya di dalam sepatu.
Memasukkan kedalam kotaknya dengan rapi.
Langsung mencucinya setelah basah kuyup terkena kubangan atau air hujan.
Menyimpan dalam kondisi benar-benar kering dan bersih.


Don’t :
Membiarkan sepatu kering sendiri setelah terkena kubangan atau air hujan.
Merendam di air sabun terlalu lama.
Menyimpan dalam kondisi basah dan kotor.
Menumpuk tanpa memasukkannya ke dalam kotak.
Memasukkan lebih dari sepasang sepatu ke dalam kotak.



Ingat, Cantik… setiap sepatu memiliki masa pemakaian bergantung jenisnya. Kalau flat shoes-mu terasa lebih longgar dan nggak nyaman dipakai berarti dia sudah capek kamu pakai. Kalau sepatu hak tinggi kamu sudah nggak nyaman ketika dipakai, atau merasa heels-nya miring, itu tandanya sepatu kamu memasuki masa pensiunnya. Untuk beberapa sepatu ternama biasanya memberikan garansi untuk perbaikan. Gunakan garansi itu untuk memperbaiki sepatumu. Kalau sepatumu tidak bergaransi, sekarang ini banyak shoes hospital yang ada di pinggir jalan, bahkan di mall tempat kamu biasa nongkrong juga ada lho!